Filsafat Transendental Kant Sumber: The Critic of Pure Reason by Immanuel Kant Filsafat Kant sering disebut filsafat kritisisme. Kritisisme diangkat sebagai bentuk pengetahuan yang diperoleh dengan mempertanyakan kemungkinan pengetahuan. Kant mempertanyakan bagaimana pengetahuan itu mungkin pada manusia. Di tengah arus rasionalisme dan empirisme filsafata Kant mampu menapaki atau berdiri sendiri. Pada filsafat transendental, meneliti syarat-syarat kemungkinan pengetahuan. Sedangkan proses pengetahuan termasuk ke dalam filsafat epistemologi. Objek penelitian filsafat transendental adalah stuktur apriori (yang ada dalam pikiran kita yang mendahului pengalaman) sebagai syarat yang memungkinkan pengetahuan. Kant mengatakan bahwa stuktur apriori adalah objek penelitian. Adapun pengertian transenden adalah melampaui inderawi. Membuat metafisika menjadi sebuah ilmu. Pada zaman Kant ilmu-ilmu alam (galileo, gravitasi matematika, dll) menjadi sebuah ilmu akan tetapi meta...
Berbicara Filsafat, Sosial, Pendidikan dan Gender